Thursday, July 14, 2011

Fakta Psikologi

Tahu kah anda ?????


 Kreativitas anak lebih tinggi dibandingkan orang dewasa
Anak-anak secara alami memiliki potensi untuk menjadi kreatif. Dunia anak adalah sebuah dunia tanpa batas. Dimana aturan belumlah ada, sehingga mereka dapat dengan mudahnya menjelajahi dunia dan membuat kombinasi sesuka hatinya. Hal inilah yang pada akhirnya membuat anak seakan memiliki kreativitas yang lebih tinggi dibandingkan orang dewasa. Gardner dalam Claxton (2005) menyebutkan adanya dugaan perkembangan kreativitas yang tertuang dalam perkembangan kemampuan seni anak, mengikuti bentuk ”U”. Penurunan terjadi ketika anak memasuki dunia sekolah, dimana pada saat itu anak mulai diperkenalkan dengan berbagai aturan dan perilaku konformitas. Namun, apabila pada masa ini orang-orang terdekat anak tetap memberikan dukungan dan dorongan untuk kreativitas anak, seharusnya pada masa periode sebelum masa remaja, kreativitas anak kembali meningkat. Jane M. Healy dalam Ferer (2009) juga menyebutkan adanya perbedaan jenis kreativitas antara anak dan orang dewasa. Sampai dengan usia 7 tahun, kreativitas yang muncul adalah kreativitas yang dilakukan secara spontan, tanpa adanya kesadaran akan aturan-aturan yang berlaku. Misalnya anak secara spontan mewarnai langit dengan warna merah muda. Hal ini dilakukan biasanya bukan karena dia menyadari bahwa gambar langit biasanya biru, tapi bisa jadi hanya karena anak menyukai warna merah muda, sehingga ia ingin mengisi ruang yang kosong di gambarnya dengan warna merah muda.
Seiring dengan yang diungkapkan Gardner, pada usia sekolah (8 – 11 tahun), anak belajar berbagai kemampuan dan juga struktur dalam berpikir dan bertingkah laku. Menginjak usia 11 tahun keatas biasanya kreativitas spontan pada masa anak-anak telah menjelma menjadi bentuk kreativitas yang lebih dewasa, dimana seseorang sudah dapat mengkombinasikan segala elemen (termasuk struktur dan aturan yang diajarkan di periode sebelumnya).

0 comments:

Post a Comment